Jumat, 26 September 2025
- 1 Buah emas yang melambangkan matahari. Sebuah kisah yang menghubungkan jiwa semangka bunga matahari.
- 1.1 Doa dimulai di bawah salju di musim dingin: Membersihkan salju dari rumah kaca
- 1.2 Musim Semi: Ritual Suci Menghubungkan Kehidupan: Mencangkok, Menanam Bibit, dan Menanam
- 1.3 Musim Panas: Waktu yang Tepat untuk Berbicara tentang Semangka: Pemangkasan dan Pemanenan
- 1.4 Berbagi emosi dengan lingkaran senyuman
- 1.5 Untuk meneruskan semangat ini ke masa depan
- 2 Video Youtube
- 3 Foto-foto lainnya.
- 4 Artikel terkait.
Buah emas yang melambangkan matahari. Sebuah kisah yang menghubungkan jiwa semangka bunga matahari.
Ada keajaiban di Kota Hokuryu, Hokkaido. Keajaiban itu adalah "Semangka Bunga Matahari", kulitnya berwarna hijau tua mengilap dengan garis-garis hitam, memperlihatkan daging buah berwarna keemasan yang seolah menangkap sinar matahari pertengahan musim panas. Sekali gigit, Anda akan terkejut dan tersenyum. Setelah mencicipinya, Anda tak akan pernah melupakan teksturnya yang renyah dan rasa manisnya yang elegan dan menyegarkan.
Namun, di balik bola tunggal itu tersimpan kisah yang jauh lebih dalam dan hangat daripada yang bisa kita bayangkan, kisah tentang manusia dan alam, serta "semangat harmoni" yang terjalin di antara manusia. Inilah sebuah epik agung yang telah dilukis oleh para petani Kota Hokuryu selama setahun.
Doa dimulai di bawah salju di musim dingin: Membersihkan salju dari rumah kaca
Kisah semangka bunga matahari dimulai bukan di musim panas, melainkan di musim dingin yang keras ketika semuanya tertutup salju. Pada bulan Februari, ketika cuaca masih membeku, para petani mulai membersihkan salju dari rumah kaca mereka untuk mempersiapkan musim semi yang akan datang. Ini adalah ritual doa hening untuk membangkitkan bumi demi panen musim panas yang gemilang. Upaya tak terlihat inilah yang menjadi fondasi segalanya.
Musim Semi: Ritual Suci Menghubungkan Kehidupan: Mencangkok, Menanam Bibit, dan Menanam
Saat salju mulai mencair, pekerjaan pertanian semakin panas.
Pencangkokan: Mempercayakan masa depan pada kehidupan kecil
Di kebun para petani, proses "okulasi" yang rumit dilakukan. Batang atas semangka disambungkan ke batang bawah labu botol yang tahan penyakit. Proses ini, yang membutuhkan ketelitian hingga ke milimeter, bagaikan operasi bedah. Ini adalah waktu sakral di mana setiap bibit dicurahkan doa agar "tumbuh sehat".
"Tur Bibit" - Tumbuh bersama teman
Kekuatan Asosiasi Produsen Bunga Matahari dan Semangka Hokuryu terletak pada ikatan yang kuat. Para anggota saling mengunjungi rumah kaca satu sama lain dan merawat bibit-bibit tanaman seolah-olah mereka adalah anak mereka sendiri."Apakah semuanya berjalan dengan baik?" "Bibit-bibit ini kuat."Kata-kata yang dipertukarkan bukan sekadar pertukaran informasi. Ini adalah pertukaran yang menggetarkan jiwa antara sahabat yang memiliki impian yang sama untuk menghasilkan semangka terbaik.
“Menanam” untuk terhubung dengan masa depan
Proses "penanaman" melibatkan penanaman bibit yang telah dirawat dengan baik di rumah kaca yang hangat. Bibit-bibit tersebut ditanam dengan hati-hati satu per satu di atas tanah hangat yang dilapisi mulsa. Proses ini merupakan penanaman di tanah dengan harapan panen berikutnya dalam beberapa bulan.
Musim Panas: Waktu yang Tepat untuk Berbicara tentang Semangka: Pemangkasan dan Pemanenan
Menjelang musim panas dan tanaman merambat mulai tumbuh, para petani menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah kaca mereka. Untuk memastikan setiap tanaman merambat menghasilkan buah terbaik, mereka harus "memangkas" tanaman merambat yang berlebih. Tanaman merambat mana yang harus dibiarkan dan di mana mereka harus berbuah? Ini tak lain adalah sebuah "dialog" di mana mereka mendengarkan dengan saksama suara semangka dan bekerja sama untuk menemukan jalan yang memungkinkan vitalitasnya bersinar sepenuhnya.
Dan tibalah saatnya panen yang meriah. Para petani mengetuk semangka bunga matahari dengan lembut, mendengarkan bunyinya, dan memilih semangka yang matang sempurna. Semangka yang dikemas dalam kotak bukan lagi sekadar hasil pertanian, melainkan "karya" berharga yang berisi keringat dan cinta para petani.
Berbagi emosi dengan lingkaran senyuman
Pengiriman pertama yang telah lama dinantikan tiba di bulan Juni. JA Kitasorachi menghadirkan energi musim panas Kota Hokuryu ke seluruh negeri. Harga spesial yang ditampilkan pada lelang pertama di Lelang Buah dan Sayur Kyokuichi (Kota Asahikawa) merupakan bukti kepercayaan terhadap kualitas produk.
Daya tarik mereka telah dipublikasikan di televisi dan majalah, mengakibatkan antrean panjang di acara penjualan langsung. Dan mulai tahun ini, bunga matahari, kuda nil di Kebun Binatang Asahiyama, akan disuguhi makanan favorit mereka. Semangka bunga matahari adalah jembatan kebahagiaan yang menghubungkan manusia dan bahkan hewan dengan senyuman.
Untuk meneruskan semangat ini ke masa depan
Kegembiraan ini tidak akan berlalu begitu saja.“Pedoman Pelatihan Petani Bunga Matahari dan Semangka Baru”Keahlian para pengrajin, kecintaan pada semangka, dan ikatan antar rekan kerja... Kami ingin mewariskan semua nilai yang dimiliki pertanian ini kepada generasi mendatang. "Hati welas asih" ini berakar kuat di kota ini.
Selama masih ada yang ingin mencoba menanam semangka bunga matahari, para petani Hokuryu akan dengan senang hati berbagi semua yang mereka miliki. Hal ini karena bagi mereka, pertanian bukan hanya tentang mengolah lahan dan menanam makanan, tetapi juga tentang memupuk hati dan menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap masa depan.
Jadi, silakan nikmati kisah ini. Rasakan hangatnya jiwa Kota Hokuryu, di bawah sinar mentari yang agung. Kisah ini pasti akan mengingatkan kita akan kekayaan hati yang sesungguhnya, yang hampir terlupakan.
Video Youtube
Daftar Putar Semangka Bunga Matahari (15 lagu)

Foto-foto lainnya.
Artikel terkait.
◇ 🖋️ Perencanaan konten, penulisan artikel, pemilihan foto, dan pembuatan video: Ikuko Terauchi


