Jumat, 24 April 2026
Gunung Asahidake (2.291 m di atas permukaan laut), puncak tertinggi di Hokkaido dan puncak utama dari pegunungan Daisetsuzan, selalu tersembunyi di balik kabut tipis, jarang memperlihatkan bentuknya.
Namun, pada hari itu, awan kelabu yang menutupi langit tiba-tiba terbelah, dan Gunung Asahidake, yang diselimuti warna putih bersih, tampak dengan detail yang mencolok dan skala yang luar biasa!
Deretan punggung bukit pegunungan di kejauhan. Warna putih yang menyilaukan bersinar di puncaknya. Seolah-olah dewi gunung telah diam-diam menanggalkan kerudungnya dan tersenyum, berkata, "Akan kutunjukkan padamu hari ini."
Di ladang-ladang, tempat pertanian musim semi telah dimulai, traktor adalah pemandangan yang biasa. Persiapan untuk memelihara kehidupan terus berlangsung.
Di luar hiruk pikuk kehidupan, Gunung Asahidake menjulang megah. Pemandangan ini terbentang saat bumi, manusia, dan gunung-gunung saling tumpang tindih seperti sebuah lukisan tunggal. Ini adalah momen ketika orang-orang menghormati alam, bersyukur atasnya, dan hidup harmonis dengannya!
Di momen yang penuh keberuntungan ini, seolah-olah aku telah bertemu dengan dewi gunung, aku tak kuasa menahan napas dan ingin berteriak.
"Terima kasih banyak!"
Dengan cinta, rasa syukur, dan doa yang tak terbatas kepada lanskap musim semi Kota Hokuryu dan kepada Gunung Asahidake yang anggun dan mistis.
◇ noboru & ikuko