Jumat, 2 Januari 2026
Pada malam Tahun Baru, salju turun dengan tenang, mewarnai dunia dengan warna putih. Seolah untuk memecah keheningan yang dingin dan tegang, semangat hangat Kota Hokuryu hadir di rumahku.
Masao Fujisaki, seorang warga Kota Hokuryu, telah mencurahkan segenap hati dan jiwanya untuk membuat mi soba buatan tangan ini, menggunakan keahliannya dan, yang terpenting, hatinya.
Obi (ikat pinggang mie) yang saling tumpang tindih dan halus pada mie soba sangat indah, dan memancarkan aura tenang dan damai, sama seperti cara hidup Fujisaki yang jujur itu sendiri.
Sungguh suatu kebahagiaan besar dapat menikmati hidangan istimewa ini sebagai hidangan penutup tahun dan "Toshikoshi Soba" yang penting sebagai jembatan menuju tahun baru! Saya sangat bersyukur.
Saat Anda memasukkan mi soba yang baru direbus dan lezat ke dalam mulut, Anda dapat merasakan semangat Fujisaki dan cita rasa yang dalam dan kaya dari mi tipis dengan tekstur kenyal.
Seiring berjalannya waktu, ketulusan dan kehangatan yang tak terukur dari penduduk Kota Hokuryu, termasuk Bapak Fujisaki, semakin mendalam seperti salju yang turun.
Jika kita melihat ke seluruh dunia, kita mungkin hidup di zaman di mana angin dingin terkadang bertiup dan hati kita terasa seperti tersesat dalam kegelapan.
Itulah mengapa hadiah seperti ini, yang diberikan secara langsung dengan ketulusan dan perhatian sepenuh hati, merupakan cahaya yang begitu berharga dan ampuh.
Kehangatan aroma mi soba memberi kita keberanian untuk melangkah maju, selangkah demi selangkah, di tahun baru yang baru saja dimulai.
Dengan ketulusan yang mendalam dan soba Tahun Baru yang istimewa, kami menyampaikan cinta dan rasa syukur yang tak terbatas, serta doa-doa khusyuk untuk masa depan...
Foto-foto lainnya.
Artikel terkait.
🖋️ Perencanaan konten, penulisan artikel, pemilihan foto, dan pembuatan video: Ikuko Terauchi

