"Hembusan angin kencang" menghantam Kota Hokuryu, Hokkaido. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi hancurnya sebuah rumah kosong, atap gudang yang tertiup angin, dan tanaman yang tumbang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut. [HBC/TBS]

Jumat, 29 Agustus 2025

Situs web HBC Hokkaido News, yang dioperasikan oleh Hokkaido Broadcasting Co., Ltd. (Sapporo), telah menerbitkan sebuah artikel (tertanggal 27 Agustus) berjudul "Hembusan angin kencang menerjang Kota Hokuryu, Hokkaido, menghancurkan rumah-rumah kosong, menerbangkan atap gudang penyimpanan, dan menyebabkan kerusakan termasuk robohnya tanaman di ladang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut." Kami ingin memperkenalkan artikel ini kepada Anda.

Artikel yang sama juga diterbitkan di situs internet TBS (TBS Television) [TBS NEWS DIG], yang merupakan bagian dari jaringan JNN (Japan News Network) dengan TBS sebagai stasiun utamanya.

Berita HBC Hokkaido

"Hembusan angin kencang" menghantam Kota Hokuryu, Hokkaido. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi hancurnya sebuah rumah kosong, atap gudang yang tertiup angin, dan tanaman yang tumbang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut. [HBC]
"Hembusan angin kencang" menghantam Kota Hokuryu, Hokkaido. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi hancurnya sebuah rumah kosong, atap gudang yang tertiup angin, dan tanaman yang tumbang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut. [HBC]

TBS NEWS DIG

"Hembusan angin kencang" menghantam Kota Hokuryu, Hokkaido. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi hancurnya sebuah rumah kosong, atap gudang yang tertiup angin, dan tanaman yang tumbang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut. [TBS]
"Hembusan angin kencang" menghantam Kota Hokuryu, Hokkaido. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi hancurnya sebuah rumah kosong, atap gudang yang tertiup angin, dan tanaman yang tumbang. Observatorium Meteorologi Regional Sapporo mengirimkan staf untuk menyelidiki situasi tersebut. [TBS]

Informasi terkait kota Beiryu8 artikel terbaru

id_IDID